Sejarah Dasa Darma Pramuka
Pada tahun 1961 hingga tahun 1966 rumusan dasa dharma pertama kali diberikan oleh Panitia V Pembentukan Gerakan Pramuka. Berikut rumusan dasa dharma yang pertama kalinya.
- Pramuka itu dapat dipercaya
- Pramuka itu setia
- Pramuka itu sopan dan perwira
- Pramuka itu sahabat sesama manusia dan saudara bagi tiap-tiap pramuka
- Pramuka itu penyayang sesama makhluk
- Pramuka itu siap menolong dan wajib berjasa
- Pramuka itu dapat menjalankan perintah tanpa membantah
- Pramuka itu sabar dan riang gembira dalam segala kesukaran
- Pramuka itu hemat dan cermat
- Pramuka itu suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan.
Pada tahun 1966 hingga tahun 1974 terbentuklah rumusan dasa dharma yang kedua. Rumusan ini merupakan hasil dari Muker Anpuda (Musyawarah Kerja Andalan Pusat dan Daerah). Muker Anpuda ini sekarang dikenal dengan Munas (Musyawarah Nasional). Berikut merupakan rumusan dasa dharma yang kedua kalinya.
- Kami Pramuka Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kami Pramuka Indonesia, berjiwa pancasila dan patriot Indonesia yang setia
- Kami Pramuka Indonesia, giat melaksanakan amanat penderitaan rakyat
- Kami Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia
- Kami Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila
- Kami Pramuka Indonesia, dapat dipercaya dan berbudi luhur
- Kami Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja
- Kami Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran
- Kami Pramuka Indonesia, berjuang dengan rasa tanggungjawab dan gembira utk dapat berguna
- Kami Pramuka Indonesia, berwatak kasatria dan bertindak dengan disiplin
Pada rumusan dasa darma yang pertama, kata pramuka terdapat dalam setiap poin dasa dharma pramuka di awal kalimat. Sedangkan pada rumusan yang kedua terdapat kalimat yang sama dari poin satu hingga poin ke sepuluh. Kalimat yang sama adalah Kami Pramuka Indonesia. Setelah dua kali berganti, pada tanggal 25-26 September 1978 terdapat rumusan yang ketiga kalinya. Rumusan ini hasil dari kesepakatan Munas (Musyawarah Nasional) di Bukit Tinggi yang didasarkan pada amanat MPP tahun 1970 dan munas tahun 1974. Apa bentuk rumusannya? Berikut merupakan rumusan yang ketiga kalinya dalam sejarah dasa dharma pramuka di Indonesia.
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Kasih sayang sesama manusia dan cinta alam
- Patriot yang sopan dan perwira
- Suka bermusyawarah dan patuh
- Rela menolong dan tabah
- Rajin, riang dan terampil
- Hemat, cermat dan bersahaja
- Disiplin, setia dan berani
- Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
- Suci dalam fikiran, perkataan dan perbuatan
Ketentuan moral yang disebut Dasadarma yang berlaku saat ini, selengkapnya berbunyi:
Dasadarma Pramuka
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
- Patriot yang sopan dan kesatria.
- Patuh dan suka bermusyawarah.
- Rela menolong dan tabah.
- Rajin, terampil, dan gembira.
- Hemat, cermat, dan bersahaja.
- Disiplin, berani, dan setia.
- Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
- Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan
Oh iya untuk saat ini sudah tidak ada penyebutan “pramuka itu…” yang biasanya dibaca sebelum dharma ke-satu.
Hingga sampai sekarang, rumusan dasa dharma inilah yang kita kenal. Tidak hanya kita kenal saja melainkan kita hafal. Hayo siapa yang udah hafal dasa dharma pramuka? Tidak cukup hanya dihafal saja melainkan kita maknai artinya. Setelah dimaknai maka akan kita amalkan sebagai anggota pramuka. Makna dasa dharma ini sangat luas dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan mencangkup seluruh aspek kehidupan
Komentar
Posting Komentar